PATUNG NAKULA

 

Nakula adalah bagian dari lima bersaudara Pandawa yang bertindak sebagai tokoh protagonis Kisah Mahabrata. Nakula terlahir kembar dengan Sahadewa, beribu Dewi Madri atau Dewi Madrim, putrï Prabu Mandrapati, raja kerajaan Mandaraka, adik Narasoma/Prabu Salya. Nakula dan Sahadewa bisa dikatakan adalah anak kandung Pandu, berbeda dengan saudara Iainnya Iain ibu Yudistira, Bima dan Arjuna lahir dari Anugerah Dewata, atas permohonan Dewi Kunti. Nakula berdasarkan kisah Mahabarata berarti 'menguasai diri- sendiri'. 

Nakula didalam ceritera Jawa mempunyai narnanya yang Iain, yaitu: Pinten (nama tutnbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat), sedangkan saudara kembarnya Sahadewa dinamakan Tangsen. Nakula dalam pewayangan Jawa mempunyai isteri bemama Dewi Suyati, putri Prabu Kridakerata, raja negara Awuawulangit (berdasarkan kitab Pustaka Raja). Nakula kawin dengan Dewi Suyati setelah dapat mengalahkan kakaknya yaitu ditya Indrakesata. Menurut Purwacarita isteri Nakula bernama Dewi Srengganawati, putri Badawanganala dinegara Gisiksamodra/Ekapratala

(pedalangan), Dengan Dewi Suyati ia berputra
1            Pramusinta dan
2            Dewi Pramuwati.
Dan dari Dewi Srengganawati berputra seorang putri bemama: Dewi Sri Tanjung 
(berdasarkan pedalangan Jawa). Nakula adalah titis Batara Aswin, Dewa Tabib. Mahir menunggang kuda/penegar (jawa) dan merupakan seorang prajurit yang pandai mempergunakan panah dan lembing- Nakula mendapat anugerah cupu berisi banyu penguripan/air kehidupan dari Batara Indra. Nakula tidak akan dapat lupa, karena mempunyai aji Pranawajati dari ditya Sapujagat, senapati negara Mretani. Waktu menyembunyikan diri sebagai brahmana dinegara Wirata, ia bernama Damagranti yang mempunyai tempat kedudukan di kesatriyan Sawojajar. 

Nakula mempunyai watak jujur, setia, taat, belas kasih, tahu membalas guna dan .dapat menyimpan rahasia. Semua persoalan yang timbul selalu dihadapinya dengan mudah dan dengan hati tenang. Nakula tidak pernah berpisah dengan Sahadewa, kecuali ada hal atau kejadiankejadian dan peristiwa-peristiwa yang sangat penting yang harus memisahkannya. Oleh karena tidak pemah lupa, maka ia menjadi pendamping pribadi Prabu Yudistira, yang tidak pemah bergeser dari sisinya.

Dalam Baratayuda Nakula merupakan senapati yang tangguh didalam susunan angkatan perang Pandawa. Pada waktu Prabu Salya, pamannya diangkat menjadi senapati agung balatentara Kurawa, Nakula dan Sahadewa diberi tugas untuk melemahkan Kurawa dengan jalan meruntuhkan semangat Prabu Salya; usahanya berhasil, sehingga Prabu Salya memberitahukan rahasia kelemahannya yaitu: yang dapat membinasakan Prabu Salya dan melenyapkan Aji Candabirawa adalah Prabu Yudistira. 

Hal itu dikemukakan kepada Nakula-Sahadewa karena kecintaannya kepada Pandawa, dan Prabu Salya telah merasa bahwa takdir telah menentukan kepastiannya, akan gugur di medan perang Baratayuda. Sepeninggal Prabu Salya, negara dan kerajaan Mandaraka kepada diserahkan ke Nakula karena kakak sepupunya bernama Rukmarata putra mahkota Mandaraka telah gugur di medan pertempuran Baratayuda oleh resi Seta. Setelah Baratayuda selesai, Nakula diangkat menjadi patih Yudistira di negara Astina. Di samping itu Nakula juga dilantik menjadi raja menduduki takhta singgasana kerajaan Mandaraka sesuai dengan amanat Prabu Salya.



Komentar